<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"><id>tag:valley.blog.co.uk,2009-11-10:/</id><title>valley</title><link rel="self" href="http://valley.blog.co.uk/feed/atom/posts/"/><link rel="alternate" type="text/html" href="http://valley.blog.co.uk/"/><generator version="1.0">MokoFeed</generator><updated>2009-11-10T00:15:14+01:00</updated><entry><id>tag:valley.blog.co.uk,2007-05-07:/2007/05/07/selamat_ulang_tahun_natashy~2226917/</id><title>Selamat Ulang Tahun Natashy@</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://valley.blog.co.uk/2007/05/07/selamat_ulang_tahun_natashy~2226917/"/><author><name>valley</name></author><published>2007-05-07T16:21:52+02:00</published><updated>2007-05-07T16:21:52+02:00</updated><content type="html">	&lt;p&gt;       Selamat Ulang Tahun Natashy@&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Bintang malam kerlap-kerlip dilangit cerah, membawa kebahagiaan yang kutunggu.&lt;br&gt;
Malam ini kususun rapi lilin-lilin membentuk hati. ku ingin membuatmu bangga, membuatmu bahagia dan dicintai oleh lelaki yang kamu cintai. Dalam hati ada perasaan sedih yang mendalam, segera bayangmu tercipta dibenakku.&lt;br&gt;
Detik ini..detik-detik yang penuh bahagia yang mengantar lamunanku menuju kisah yang telah kita rajut tiga tahun silam.&lt;br&gt;
Semua kisah ini masih tersimpan dalam hati, dalam pikiran dan diatas bening jiwaku untuk dirimu yang mengisi hari-hari sebelum kita terpisah oleh kemati...&lt;br&gt;
Ah sudahlah, ini kan hari bahagiamu.&lt;br&gt;
Mengapa aku harus memikirkan dan menceritakan kisah yang tak sepantasnya untuk diceritakan kembali ?&lt;br&gt;
Jam dinding berdentang dua belas kali..&lt;br&gt;
sudah waktunya lilin-lilin itu kunyalakan, ku berdoa semoga kamu bahagia dan menemukan lelaki yang baik di surga.&lt;br&gt;
hadiah ini kuberikan untuk usiamu yang ke 24.&lt;br&gt;
Aku buatkan beberapa puisi untuk kamu baca disurga, untuk mengisi hari-harimu disisiNYA.&lt;br&gt;
tak lupa kubawakan kue kesukaanmu, sebenarnya kue kesukaan kita berdua ya..&lt;br&gt;
sepotong Brownies kukus ini khusus buat kamu, buat wanita yang aku cintai yang tak pernah membagi kasih sayangnya buat orang lain.&lt;br&gt;
Semoga kamu senang atas semua hadiah yang kuberikan untukmu.&lt;br&gt;
Selamat Ulang Tahun &lt;a href="mailto:Natashy@.."&gt;Natashy@..&lt;/a&gt;&lt;br&gt;
	Oh ya, aku hampir lupa..&lt;br&gt;
sekarang aku menjalin hubungan dengan seorang Perempuan Cantikku, maaf aku nggak bermaksud membandingkan kalian berdua. karena kamu dan dia adalah Wanita dan Perempuan cantik yang kuat, memiliki pemikiran dan 'Brain' yang lebih. Dari awal pertemuan setelah lama menghilang, aku jatuh hati padanya. kuungkapkan perasaan ini kepadanya.&lt;br&gt;
Lalu..kami berdua merajut hubungan ini dengan baik. Aku bahagia bersamanya, tetapi akhir-akhir ini perubahan datang dengan cepatnya, membungkam semua hari dan kenangan yang indah. Saat ini aku bersedih, aku takut kehilangan.., kehilangan dirinya.&lt;br&gt;
seperti pertama kehilangan kamu, aku tak berdaya, tak punya kepercayaan diri untuk bangkit. Lama aku terseret euphoria kesedihan yang menghancurkan kehidupanku. Ku terjatuh dalam lubang yang tak bertepi, berliku, gelap dan menakutkan.&lt;br&gt;
Sekarang aku takut kejadian ini terulang kembali, aku nggak mau kembali dalam 'dunia pesakitan', dunia yang pernah kujalani sebagai 	pelampiasan atas rasa kehilangan semua orang yang kusayangi yang teramat sangat. Tolong bantu aku mengatasi semua rasa ini, perih ini menyayat kalbu membakar sukma, aku habis..habis dan semua ini akan selesai dengan keruntuhan benteng yang pernah ku bangun bersama dengannya.&lt;br&gt;
Perempuan itu membawaku keluar dari lorong gelap menakutkan, seperti kamu yang membawaku keluar dari bayang-bayang persekongkolan dengan zat-zat 'Fuck all addictif' itu. Aku mencintainya karena aku mencintainya, tetapi saat ini dia berada dalam titik terendah dirinya.&lt;br&gt;
	Natashy@..&lt;br&gt;
	Cuma kamu yang bisa mengerti pemikiran, dan segala tingkah laku diriku. cuma kamu yang paham, tetapi kenapa kamu pergi secepat ini? Kenapa? Apakah semua ini sudah takdir? apakah memang kamu dan aku tak mungkin bersatu?&lt;br&gt;
Tuhan..lama aku berdoa kepadaMu, aku semaikan bibit kepada bumi agar bumi memberiku bunga. Aku menabur mimpi kelangit agar langit mengirimiku orang yang kucintai. apakah perempuan itu yang langit kirim buatku?&lt;br&gt;
Sampai kapan aku harus menunggu selesainya belenggu permasalahan ini, belenggu cinta ini? Kenapa harus ada airmata?kenapa...?!!&lt;br&gt;
	Natash@ sayangku..&lt;br&gt;
Apakah aku sebaiknya pergi tinggalkan dirinya, sejauh mungkin untuk melupakan semua kisah ini, melupakan dirinya yang tak perduli denganku?&lt;br&gt;
	Ku harap setelah semua ini, dia menyadari semua sikapnya..&lt;br&gt;
Maaf membuatmu bersedih dihari bahagiamu, biarlah waktu yang membuktikan semua ini.&lt;br&gt;
kamu masih ada dalam hatiku, dalam memori otak ini.&lt;br&gt;
	Selamat Ulang Tahun sayangku...&lt;br&gt;
												06 Mei 2007, 11.55 wib&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://valley.blog.co.uk/2007/05/07/selamat_ulang_tahun_natashy~2226917/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry><entry><id>tag:valley.blog.co.uk,2007-05-07:/2007/05/07/dari_hati~2226871/</id><title>Dari Hati</title><link rel="alternate" type="text/html" href="http://valley.blog.co.uk/2007/05/07/dari_hati~2226871/"/><author><name>valley</name></author><published>2007-05-07T16:14:37+02:00</published><updated>2007-05-07T16:14:37+02:00</updated><content type="html">	&lt;p&gt;Pagi ini jam 04.30&lt;br&gt;
Kabut tebal menyelimuti sabana ini.Cuaca sedikit tidak menentu,kadang hujan turun dengan deras menyapu kabut membungkam sepi kemudian berhenti dan berlanjut tanpa jeda. Dingin ini, kesepian ini, ketakpastian hati ini telah membawa seorang pencinta berangkat kepegunungan mencari ketenangan jiwa.&lt;br&gt;
Dia mencari jati diri, yang belakangan ini pergi darinya.&lt;br&gt;
Dia ingin menjadi sosok yang menyenangkan, mengagumkankan untuk semua orang, tetapi dia salah, dia berubah menjadi diri orang lain.&lt;br&gt;
	Saat ini musim pancaroba bagi alam.&lt;br&gt;
Dalam selimut kabut tebal, dia berkaca dan mencoba menembus pekat dan gelapnya pagi.&lt;br&gt;
Dia melihat dirinya sendiri, duduk termenung diatas batu besar, licin dan dingin.&lt;br&gt;
tangannya mengeluarkan sebuah kertas dan membacanya.&lt;br&gt;
dia menangis..&lt;br&gt;
Airmata jatuh dari pelupuk mata yang kelihatan sudah lelah menjalani kisah ini.&lt;br&gt;
Dia merasa telah memperjuangkan apa yang sepatutnya diperjuangkan, tetapi apa yang didapatnya?&lt;br&gt;
Kesakitan, kelelahan hati, lelahnya jiwa karena sifatnya...&lt;br&gt;
kemudian dia berpikir kematian yang akan menyelesaikan semua ini.&lt;br&gt;
kemudian.., kemudian dia menangis kembali.&lt;br&gt;
Kali ini bukan airmata yang menetes,&lt;br&gt;
tetapi darah..!&lt;br&gt;
Merah, berbau amis dan menjijikkan.&lt;br&gt;
harapannya bahwa banyak orang akan menghargainya, termasuk perempuan itu.&lt;br&gt;
Kini semua tinggal harapan hampa. dia tertinggal oleh perempuan itu, tertinggal dan terlindas sang waktu.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;	Demikianlah kebodohan kita!&lt;br&gt;
Manusia adalah jiwa-jiwa bebas laksana gunung-gunung tinggi nan agung.&lt;br&gt;
cinta telah mempesonakan kita! hingga kita menjual diri&lt;br&gt;
untuk sekedar menikmati kepalsuannya.&lt;/p&gt;
	&lt;p&gt;Sir &lt;a href="mailto:V@y"&gt;V@y&lt;/a&gt; Egar&lt;/p&gt;
&lt;p&gt; &lt;small&gt; &lt;a href="http://valley.blog.co.uk/2007/05/07/dari_hati~2226871/#comments"&gt;Comments&lt;/a&gt; &lt;/small&gt; &lt;/p&gt;</content></entry></feed>
